Administrasi Pembangunan - Masalah pembangunan
SEPULUH TANTANGAN UTAMA DI MASA DEPAN
Ditinjau dari administrasi pembangunan, keberadaan suatu negara bangsa adalah demi peningkatan kesejahteraan seluruh warganya. dikatakan demikian karena negara - negara di dunia pada umumnya didirikan sebagai "welfare state" terlepas dari ideologi dan sistem politik yang dianut.
sepuluh jenis tantangan yang diidentifikasikan dan dibahas dalam karya tulis ini ialah (1) globalisasi ekonomi, (2) pengangguran, (3) Tanggung jawab sosial, (4) pelestarian lingkungan hidup, (5) peningkatan mutu hidup, (6) penerapan norma - norma moral dan etika, (7) keanekaragaman tenaga kerja, (8) pergeseran konfigurasi demografi, (9) penguasaan dan pemanfaatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan (10) tantangan di bidang politik, yang kesemuanya disroroti dari sudut pandang tanggapan yang harus diberikan di bidang administrasi
MASALAH PENGANGGURAN
Masalah pengangguran sungguh merupakan masalah yang sangatrumit. ini karena, antara lain jenisnya yang beraneka ragam dan implikasinya ynag bersifat multifaset yang berarti pemecahannya pun menuntut pendekatan yang multifungsional dan lintas sektoral. situasi yang paling didambakan ialah full employment yang berarti semua warga masyarakat yang masuk ke dalam kategori usia angkatan kerja produktif mempunyai pekerjaan dan dengan demikian mempunyai penghasilan tetap karena lapangan kerja yang tersedia mampu menyerap semua tenaga kerja yang mencari dan memerlukan pekerjaan. Makin rendah daya serap pasar kerja, berarti daya serap penyedia lapangan pekerjaan tidak tinggi, makin tinggi pula tingkat pengangguran di masyarakat tersebut.
Perihal Pengangguran Terbuka . Masalah pengangguran menjadi semakin rumit apabila dikaitkan dengan berbagai bentuk pengangguran seperti pengangguran terbuka, pengangguran terselubung dan musiman. Faktor - faktor penyebabnya pun beraneka ragam, beberapa di antaranya diidentifikasikan dan di bahas berikut ini : Pertama : Para pencari lapangan pekerjaan tidak memiliki pengetahuan dan atau keterampilan yang diperlukan pengguna tenaga kerja sehingga meskipun tersedia lapangan kerja tertentu. Kedua : Terjadi kelesuan di bidang ekonomi sehngga berbagai organisasi dan perusahaan terpaksa mengambil keputusan untuk tidak merekrut tenaga kerja baru. Ketiga : Meskipun situasi perekonomian tidak mengalami kelesuan atau bahkan mengalami pertumbuhan yang menggembirakan, tuntutan persaingan, tuntutan para pemilik modal dan pemilik saham, dan tututan pemanfaatan teknologi canggih pada umunya. Keempat : Kurangnya jiwa kewirausahaan. Dunia perekonomian pada umumnya menuntut makin banyaknya masyarakat yang memiliki jiwa kewirausahaan. artinya diperlukan semakin banyak warga masyarakat yang memulai dan mengelola usaha bisnis sendiri sebagai sumber penghasilan yang sekligus berarti membuka lapangan kerja baru bagi para pencari pekerjaan.
Perihal Pengangguran Terselubung. kerumitan masalah pengangguran ditambah lagi oleh apa yang disebut sebagai pengangguran terselubung. Pengangguran terselubung bisa timbul karena beberapa faktor penyebab. Pertama : ketika suatu organisasi berkembang pesat, misalnya, karena pertumbuhan ekonomi yang tinggi, banyak organisasi yang memperluas usaha dan kegiatnnya dan untuk itu merekrut tenaga kerja baru yang memang diperlukannya. Jika kemudian perkembangan yang tadinya diperhitungkan akan terus berlanjut tidak menjadi kenyataan, jumlah tenaga kerja yang dimiliki terlalu banyak, salah satu konsekuensinya ialah organisasi menempuh kebijaksanaan untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja melainkan mempertahakannya dengan akibat menurunnya peroduktivitas kerja dan jumlah imbalan yang diterima oleh paar karyawan. Kedua : karena organisasi tidak emmpunyai rancangan yang mantap. Perencanaan ketenagakerjaan yang tidak mantap antar lain berarti tidak dilakukan analisis yang tepat tentang permintaan atas tenaga kerja di masa depan. Ketiga : Denagan iktikad baik, tidak sedikit organisasi yang pada mulanya mengelola organisasi dnegan pendekatan padat karya (labor intensive approach) yang kemudian harus menggantikannya dengan pendekatan padat modal (capital intensive approach) anatar lain karena tuntutan efisiensi dan produktivitas kerja serta pemanfaatan teknologi canggih.
Perihal Pengangguran Musiman. Pengangguran musiman paling jelas tampak pada masyarakat agraris yang kegiatan perekonomiannya berkisar pada bidang pertanian. Masyarakat pertanian hanya sibuk pada waktu - waktu tertentu saja seperti pada musinm tanam dan musim panen. jika terus bertambah dan tinggak di desa, antara kedua musim tersebut para petani tidak mempunyai kegiatan yang menambah sumber penghasilan keuarga.
Jika masalah pengangguran tidak tertangani dengan efektif, berbagai implikasi yang dapatdiamati antar lain :
(a). makin melebarnya kesenjangan ekonomi antara para warga masyarakat yang yang mampu dan yang tidak mampu yang dapat meningkat menjadi kecemburuan sosial dan keresahan sosial.
(b). gangguan keamanan dan ketertiban umum
(c). menjamurnya perumahan kumuh serta urbanisasi yang tidak terkendali.
Komentar
Posting Komentar