Administrasi Pembangungan

PENERAPAN NORMA-NORMA MORAL DAN ETIKA

  Salah satu hal yang membedakan manusia dari makhluk hidup lainnya adalah daya pikir, akal dan nalarnya. Perbedaan itu menjadikan manusia mampu membedakan antara hal yang baik dan yang buruk. Dengan kata lain, manusia dalam aktivitas dan interaksibya dengan manusia lain, terikat kepada norma-norma moral dan etika. Keterikatan tersebut berlaku dalam semua tindakan yang dilakukannya. Perwujudannya pun sungguh beraneka ragam dan sekedar sebagai contoh, tujuh diantaranya disinggung berikut ini :

1. Dalam upaya mencapai tujuan,  norma-norma moral dan etika pasti tidak membenarkan penggunaan segala cara untuk mencapai tujuan. Berarti baik tujuan maupun cara mencapainya harus sama-sama dapat dipertanggung jawabkan secara moral dan etika.

2. Loyalitas, yang dimaksud disini adalah kesetiaan kepada berbagai pihak dimana seseorang menjadi anggota, misalnya kepada negara, bangsa, pemerintah dan organisasi.

3. Kejujuran kepada diri sendiri, organisasi, mitra kerja dan masyarakat luas.

4. Etos kerja, setiap orang yang berkarya pada suatu organisasi selalu terikat dengan etos kerja yang ditetapkan dan disepakati bersama. Kaitannya adalah dengan produktivitas kerja, cara yang kerja yang efisien dan efektif dan kinerja yang maksimal.

5. Iklim keterbukaan, termasuk penciptaan suasana saling mendukung dan saling mempercayai.

6. Pemberdayaan sumber daya manusia dalam organisasi.

7. Ketaatan pada peraturan perundang-undangan, salah satu mekanisme yang harus ditaati oleh semua orang dalam organisasi adalah ketaatan kepada berbagai ketentuan yang sifatnya normatif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kepemimpinan Publik- Pengaruh budaya atas perilaku organisasi

Administrasi Pembangunan